Jabar

Dinas Pendidikan Purwakarta Siap Pecahkan Rekor MURI dalam Gerakan Ngosek Bareng di Situ Wanayasa

| 21 Juli 2025, 21:27 WIB
Dinas Pendidikan Purwakarta Siap Pecahkan Rekor MURI dalam Gerakan Ngosek Bareng di Situ Wanayasa

AKURAT JABAR - Purwakarta, 21 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Purwakarta dan menyambut Hari Anak Nasional, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta melaksanakan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Sadiyah, M.Pd. Apel yang digelar di halaman kantor Disdik ini dihadiri oleh pejabat, staf, pengawas, penilik, kepala sekolah SMP se-Kabupaten Purwakarta, serta siswa PKL.

Plt. Kadisdik Sadiyah, M.Pd menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen pendidikan dalam menyukseskan Rekor MURI Gerakan Ngosek Bareng, yang akan dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Situ Wanayasa dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai jenjang pendidikan.

“Untuk Dinas Pendidikan, semua pejabat dan staf maupun pengawas dan penilik harus terlibat pada kegiatan Ngosek di Situ Wanayasa. Sedangkan untuk sekolah, yang di sekitar Situ Wanayasa akan dilibatkan kepala sekolah, guru-guru dan peserta didik dari sekolah terdekat,” ujar Kadisdik.

 

Disampaikan pula bahwa kegiatan kebersihan ini tidak hanya terfokus di pusat kegiatan, namun juga dilakukan secara serentak oleh SD dan SMP di lingkungan sekolah masing-masing maupun sepanjang jalan sekitar sekolah.

Lebih lanjut, Sadiyah juga menyoroti persiapan menjelang Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2025, di mana seluruh satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMP diwajibkan melaksanakan tiga pembiasaan karakter secara serentak, yaitu:

1. Senam Indonesia Hebat


2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya


3. Berdoa bersama

 

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter nasionalisme dan spiritualitas siswa serta akan dilaporkan melalui media sosial atau website sekolah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik juga menyampaikan progres pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang saat ini tengah berlangsung dan menjadi salah satu prioritas utama Disdik Purwakarta.

“Kegiatan tersebut melibatkan seluruh stakeholder termasuk pengawas dan operator sekolah dalam melakukan pendataan maupun pendokumentasian ATS yang berlangsung selama satu bulan ke depan. Dengan adanya pendataan ATS dan kemudian mereka yang tidak sekolah disalurkan ke sekolah terdekat tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah di Kabupaten Purwakarta dan semuanya mendapatkan akses pendidikan,” ungkap Sadiyah.

 Disdik Purwakarta menegaskan komitmennya untuk memberikan akses pendidikan merata bagi seluruh anak, serta menjadikan pendidikan karakter dan kolaborasi lintas sektor sebagai pilar utama pembangunan pendidikan di Kabupaten Purwakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.